Sultra Diguncang Gempa Beruntun: BMKG Catat 5 Aktivitas Tektonik di Kolaka Timur dan Kendari
Ilustrasi gempa--
sultra.disway.id - Warga Sulawesi Tenggara (Sultra) dikejutkan dengan rentetan aktivitas tektonik pada Selasa, 24 Maret 2026.
Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan setidaknya ada lima kejadian gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dan Kota Kendari dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.
Meski berkekuatan kecil, frekuensi gempa yang beruntun ini menjadi perhatian serius pihak berwenang untuk memastikan keamanan warga.
BACA JUGA:Tragedi di Jalan Poros Liabhalano: Pemotor Wanita Tewas Terhantam Mobil yang Melawan Arus
Kolaka Timur: Diguncang 4 Kali Sejak Dini Hari
Kabupaten Kolaka Timur menjadi wilayah yang paling aktif mengalami guncangan. Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, merincikan rentetan kejadian tersebut:
- Pukul 01.00 WITA: Gempa pembuka bermagnitudo M 1,4 di kedalaman 7 km (8 km Selatan Koltim).
- Pukul 07.00 WITA: Dua gempa susulan terjadi hampir bersamaan dengan kekuatan M 1,8 dan M 2,0 di kedalaman 17 km dan 2 km.
- Pukul 07.14 WITA: Guncangan keempat kembali terasa dengan kekuatan M 1,5 di kedalaman 5 km.
Kota Kendari Turut Merasakan Guncangan
Tak berselang lama setelah aktivitas di Kolaka Timur, giliran warga ibu kota provinsi yang merasakan getaran. Kota Kendari diguncang gempa berkekuatan M 2,0 pada pukul 09.32 WITA. Titik koordinat gempa berada di 3,99 LS dan 122,64 BT, yang menurut analisis BMKG masuk dalam kategori gempa bumi dangkal.
BACA JUGA:Libur Lebaran 2026 Makin Seru! Pemkot Baubau Sediakan Bus Wisata Gratis ke Destinasi Favorit
Dampak dan Kondisi Terkini
Hingga Selasa siang, BMKG mengonfirmasi bahwa rentetan gempa ini belum menunjukkan adanya dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
"Rangkaian gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan," jelas Nasrol Adil.
Imbauan Penting BMKG untuk Warga Sultra
Mengingat aktivitas tektonik yang cukup dinamis di wilayah Sulawesi Tenggara, BMKG mengeluarkan beberapa poin imbauan bagi masyarakat:
- Tetap Tenang: Jangan mudah terpengaruh oleh isu atau berita hoax yang tidak jelas sumbernya.
- Waspada Bangunan: Hindari bangunan yang sudah memiliki keretakan atau kerusakan konstruksi guna mengantisipasi gempa susulan.
- Pantau Informasi Resmi: Selalu rujuk informasi dari kanal resmi BMKG melalui aplikasi InfoBMKG atau media sosial resmi BMKG Kendari.
Sumber: