Polda Sultra Siagakan 1.200 Personel Gabungan Amankan Ramadan 1447 H
Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko--ANTARA
sultra.disway.id - Polda Sultra menyiagakan 1.200 personel gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga komunitas mitra kamtibmas.
Langkah ini ditegaskan langsung oleh Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, saat memimpin apel siaga di Kendari, Jumat.
BACA JUGA:Motorola Razr 60 Resmi Dijual di Indonesia, Simak Spesifikasi dan Harganya
Menurut Didik, apel siaga digelar sebagai bentuk kesiapan seluruh unsur dalam menjaga situasi tetap kondusif selama bulan suci. Ia menekankan bahwa Ramadan memiliki potensi kerawanan tersendiri yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Bulan Ramadan memiliki kerawanan tersendiri. Karena itu, kami melaksanakan apel siaga bersama TNI, Polri, Pemda, dan elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.
Kapolda menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Pemetaan Titik Rawan Selama Ramadan
Polda Sultra telah memetakan sejumlah potensi gangguan keamanan yang menjadi perhatian khusus selama bulan puasa. Beberapa di antaranya meliputi:
- Tawuran atau perkelahian kelompok
- Tindak pidana pencurian
- Kemacetan arus lalu lintas
- Balapan liar kendaraan roda dua dan roda empat
- Lonjakan aktivitas di pusat perbelanjaan dan lokasi ngabuburit
BACA JUGA:Realme P4 Lite Resmi Meluncur, Baterai Jumbo Jadi Daya Tarik Utama
Selain itu, peningkatan aktivitas ibadah di masjid, terutama saat salat tarawih dan menjelang sahur, juga menjadi fokus pengamanan.
Pola Pengamanan Fleksibel dan Adaptif
Kapolda menjelaskan bahwa pola pengamanan akan dilakukan secara fleksibel dan adaptif, mengikuti dinamika sosial masyarakat yang cenderung berubah selama Ramadan.
Personel gabungan akan disebar ke berbagai titik strategis dan rawan, termasuk:
- Masjid dan pusat kegiatan ibadah
- Kawasan perbelanjaan dan pasar takjil
- Jalur lalu lintas padat
- Area publik yang kerap dijadikan lokasi balapan liar
Sebanyak 1.200 personel tersebut akan melakukan patroli intensif serta pengamanan melekat hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri.
BACA JUGA:Isyarat Ancelotti Tentang Madrid, Tapi Brasil Tetap Nomor Satu
Harapan Ramadan Aman dan Kondusif di Sultra
Sumber: