Kadin Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah di Kendari, 6.000 Paket Sembako Diserbu Warga

Kadin Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah di Kendari, 6.000 Paket Sembako Diserbu Warga

Pasar Murah untuk warga--ist

sultra.disway.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menghadirkan solusi konkret untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok.

Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), sebanyak 6.000 paket sembako disiapkan bagi warga di area parkir eks MTQ, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Program ini digelar selama dua hari, 13–14 Februari, dengan distribusi masing-masing 3.000 paket per hari. Langkah ini dilakukan untuk menekan laju inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

BACA JUGA:Polda Sulawesi Tenggara Ringkus 3 Pengedar Sabu di Kendari, Sita 21,86 Gram Barang Bukti

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan agenda rutin organisasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini untuk membantu warga mendapatkan sembako bersubsidi dengan harga di bawah pasar, terutama menjelang Ramadan saat kebutuhan meningkat,” ujarnya di Kendari.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Berikut rincian harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibanding harga pasar:

  • Beras SPHP 5 kg: Rp55.000
  • Gula pasir: Rp13.000 per kg
  • Minyak goreng: Rp14.000 per liter
  • Telur ayam: Rp55.000 per rak

Harga tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama keluarga dengan pengeluaran bulanan terbatas.

BACA JUGA:KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana, Begini Kondisi Para Penumpangnya

Tak hanya di Kendari, program ini direncanakan berlanjut ke Kabupaten Kolaka dan berakhir di Kota Baubau. Selain menyediakan sembako murah, kegiatan ini juga melibatkan 24 tenant UMKM lokal yang memasarkan produk pangan olahan mereka.

Langkah ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Azis Syamsuddin, menyebut Gerakan Pangan Murah sebagai implementasi nyata kerja sama antara Kadin dan pemerintah pusat.

Ia menegaskan bahwa program ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Sumber: