Jangan Sepelekan Ban Mobil, Ini 7 Tips Perawatan yang Wajib Dilakukan Agar Aman dan Tahan Lama

Jangan Sepelekan Ban Mobil, Ini 7 Tips Perawatan yang Wajib Dilakukan Agar Aman dan Tahan Lama

Tips Perawatan Ban Mobil agar awet--ist

sultra.disway.id - Saat membahas perawatan ban mobil, banyak orang masih menganggapnya sepele. Padahal, ban adalah satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.

Mengabaikan kondisinya bukan hanya mempercepat keausan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan pemborosan biaya.

Sebaliknya, perawatan ban mobil yang tepat dapat membuat ban lebih awet, nyaman digunakan, dan aman dalam jangka panjang.

Kabar baiknya, merawat ban mobil tidaklah rumit. Cukup lakukan 7 langkah sederhana berikut agar kualitas ban tetap optimal.

BACA JUGA:6 Rekomendasi HP Realme RAM 8GB dengan Performa Stabil dan Layar Mulus

1. Lakukan Perawatan Ban Mobil Secara Berkala

Jangan menunggu perjalanan jauh untuk mengecek kondisi ban. Baik ban mahal maupun ban murah tetap membutuhkan perawatan rutin. Luangkan waktu sekitar 30 menit secara berkala untuk memeriksa:

  • Tekanan angin ban
  • Ketebalan telapak ban
  • Kondisi fisik ban (retak, benjol, atau aus)

Jangan lupa, ban cadangan juga perlu dicek agar selalu siap digunakan saat darurat.

2. Lakukan Rotasi Ban Secara Tepat

Rotasi ban membantu meratakan tingkat keausan sehingga performa tetap stabil. Namun, rotasi tidak selalu wajib, terutama jika:

  • Kaki-kaki kendaraan tidak dimodifikasi
  • Ban bukan tipe directional
  • Spooring dan balancing dilakukan secara rutin

Jika ingin melakukan rotasi, sebaiknya dilakukan setiap 5.000–10.000 km dengan pengawasan teknisi profesional.

BACA JUGA:Ini Dia Daya Tarik Tecno Spark GO 3: Bawa Fitur Tak Biasa di Kelasnya!

3. Pastikan Tekanan Angin Sesuai Standar

Tekanan angin ban sangat berpengaruh terhadap:

  • Umur pakai ban
  • Kemampuan pengereman
  • Konsumsi bahan bakar
  • Stabilitas kendaraan

Tekanan angin kurang dapat menyebabkan ban aus di sisi samping, pengereman kurang maksimal, dan boros BBM.

Sebaliknya, tekanan angin berlebih membuat ban cepat gundul di bagian tengah dan kendaraan terasa oleng saat bermanuver.

Pastikan tekanan angin selalu sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan.

Sumber: