Nasib Ular Piton 7 Meter di Buton Usai Telan Empat Kambing Warga

Nasib Ular Piton 7 Meter di Buton Usai Telan Empat Kambing Warga

Penampakan ular piton yang mangsa 4 hewan ternak warga--ist

sultra.disway.id - Warga Desa Lapandewa Jaya, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dibuat resah oleh kemunculan seekor ular piton raksasa sepanjang sekitar tujuh meter. Reptil tersebut akhirnya ditebas warga setelah memangsa ternak milik penduduk setempat.

Pemilik kambing, Piani, mengungkapkan bahwa ular tersebut telah menyerang ternaknya secara bertahap. Dari empat ekor kambing yang menjadi korban, satu di antaranya bahkan ditelan bulat-bulat oleh ular piton tersebut.

“Empat ekor kambing saya mati diterkam, satu di antaranya ditelan ular itu,” ujar Piani, dikutip dari detikSulsel, Senin (12/1/2026).

BACA JUGA:Gempa Dini Hari Guncang Kolaka–Koltim, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/1). Saat hendak memberi makan ternaknya di kandang, Piani dikejutkan dengan pemandangan mengerikan. Tiga ekor kambing tergeletak tak bernyawa dengan luka gigitan di tubuhnya.

“Saya kaget sekali. Waktu dihitung, ternyata satu kambing lagi hilang,” tuturnya.

Menyadari ada ancaman serius, Piani segera meminta bantuan warga sekitar untuk mencari hewan buas tersebut. Pencarian membuahkan hasil ketika warga menemukan seekor ular piton berukuran besar di area hutan tak jauh dari permukiman. Kondisi perut ular tampak membengkak, diduga kuat akibat menelan kambing milik Piani.

Tanpa menunggu lama, warga langsung mengambil tindakan. Ular piton itu dibunuh dengan cara dipotong menggunakan parang di bagian kepala demi mencegah ancaman lanjutan terhadap warga dan ternak.

BACA JUGA:OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Ruang Khusus Diskusi Kesehatan yang Lebih Aman dan Terpisah

“Begitu ketemu, langsung dibunuh. Setelah benar-benar mati, ularnya dibuang saja, tidak dijual,” kata Piani.

Kejadian ini menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah pedesaan Sulawesi Tenggara, sekaligus menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap kemunculan hewan buas, terutama di sekitar area hutan dan kandang ternak.

Sumber: