Diterjang Badai di Perairan Konsel, Tim SAR Lakukan Pencarian Pemancing yang Hilang
Tim Basarnas mencari pemancing yang hilang--basarnas
sultra.disway.id – Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan Tim SAR Gabungan untuk menemukan seorang pemancing yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya diterjang badai di Perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara.
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, mengatakan korban bernama Jurit (50). Informasi kejadian pertama kali diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra pada Senin dini hari sekitar pukul 05.39 Wita.
“Dalam laporan disebutkan satu perahu yang membawa tiga orang pemancing mengalami kecelakaan. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya tenggelam dan dinyatakan hilang,” ujar Amiruddin saat dihubungi dari Kendari, Senin.
BACA JUGA: Tim SAR Berpacu dengan Waktu, Nelayan dan Anaknya Selamat dari Kecelakaan Laut di Wakatobi
Merespons laporan tersebut, Basarnas Kendari langsung mengerahkan Tim Penyelamat ke lokasi kejadian pada pukul 05.50 Wita. Lokasi pencarian berjarak sekitar 11,26 mil laut dari Dermaga Basarnas Kendari.
Proses pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Staf Operasi dan tim penyelamat Basarnas Kendari, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban.
Berbagai peralatan utama turut dikerahkan untuk mempercepat pencarian, mulai dari mobil penyelamat, ambulans, perahu karet, alat selam, aquaeye, peralatan SAR medis dan evakuasi, hingga perangkat komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Amiruddin menjelaskan, peristiwa bermula pada Minggu (11/1) sekitar pukul 18.00 Wita, ketika ketiga korban pergi memancing menggunakan perahu di sekitar Perairan Tanjung Gomo Pulau Hari. Namun, sekitar pukul 20.00 Wita, cuaca buruk disertai badai menerjang kawasan tersebut hingga menyebabkan perahu tenggelam.
BACA JUGA:OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Ruang Khusus Diskusi Kesehatan yang Lebih Aman dan Terpisah
“Dua orang korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan naik ke bagan, sementara satu orang lainnya hilang dan kini dalam pencarian Tim SAR,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan. Basarnas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu.
Sumber: