Musim Hujan, Dinkes Kendari Peringatkan Ancaman DBD: Warga Diminta Perketat 3M Plus

Musim Hujan, Dinkes Kendari Peringatkan Ancaman DBD: Warga Diminta Perketat 3M Plus

Waspada DBD di musim hujan--ist

sultra.disway.id - Memasuki puncak musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD).

Warga diminta tidak lengah dan segera memperketat langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kendari, Elfi, menegaskan bahwa curah hujan tinggi berpotensi menciptakan banyak genangan air, yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

BACA JUGA:Harta Karun Alam Sultra Terungkap: 6.000 Km² Hutan dan Tiga Pegunungan Diusulkan Jadi Taman Nasional

“Awal tahun merupakan fase krusial. Kami mengimbau masyarakat Kota Kendari untuk meningkatkan kewaspadaan karena siklus perkembangbiakan nyamuk DBD sangat dipengaruhi oleh kondisi musim hujan,” ujar Elfi saat ditemui di Kendari, Jumat.

3M Plus Dinilai Paling Efektif Cegah DBD

Elfi menjelaskan, langkah paling ampuh untuk memutus rantai penularan DBD adalah dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yakni:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin
  • Menutup rapat wadah air
  • Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air
  • Plus, langkah tambahan seperti penggunaan obat anti-nyamuk, pemasangan kawat kasa, hingga menjaga kebersihan lingkungan

Menurutnya, upaya pencegahan mandiri di tingkat rumah tangga jauh lebih efektif dibandingkan mengandalkan fogging semata.

BACA JUGA:Empat Anggota Brimob Diamankan Usai Penembakan Warga di Tambang Ilegal Bombana

“Fogging yang terlalu sering justru berisiko menimbulkan resistensi nyamuk terhadap bahan kimia. Sementara 3M Plus terbukti lebih efektif karena membasmi jentik hingga ke sumbernya,” jelas Elfi.

Ia menambahkan, penerapan 3M Plus secara konsisten bahkan diklaim mampu menekan risiko penularan DBD hingga 90 persen.

Imunitas Tubuh Juga Jadi Kunci

Tak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, Dinkes Kendari juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh sebagai benteng pertahanan dari virus dengue.

Masyarakat dianjurkan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi waktu istirahat, berolahraga ringan, serta mengelola stres dengan baik.

“Imunitas yang kuat sangat membantu tubuh melawan infeksi virus yang dibawa nyamuk,” kata Elfi.

BACA JUGA:Diduga Korupsi Dana Desa Rp800 Juta, Kades di Kolaka Resmi Jadi Tersangka

Kasus Masih Terkendali, Kewaspadaan Tetap Ditingkatkan

Sumber: