SMK Sultra Siap Go Global, Empat Sekolah Disiapkan Tembus Pasar Kerja Internasional

SMK Sultra Siap Go Global, Empat Sekolah Disiapkan Tembus Pasar Kerja Internasional

SMKN 4 Kendari Sultra--

sultra.disway.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mematangkan langkah besar dalam pengembangan pendidikan kejuruan.

Sebanyak empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan disiapkan untuk menembus pasar kerja internasional melalui program bertajuk “SMK Go Global.”

Pelaksana Tugas Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara, mengatakan program ini merupakan bagian dari visi strategis pemerintah daerah untuk mencetak lulusan SMK yang tidak hanya siap kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global.

“Sejalan dengan arahan Bapak Gubernur, kami membangun visi SMK Go Global. Fokus kami adalah memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan soft skill dan hard skill siswa, agar lulusan SMK Sultra siap berkiprah di kancah nasional hingga internasional,” ujar Aris di Kendari, Selasa.

BACA JUGA:Spesifikasi Vivo Y50s 5G dan Y50e 5G, Baterai 6.000 mAh dan Layar 90Hz di Kelas Terjangkau

Empat SMK Unggulan dengan Kompetensi Strategis

Empat SMK yang masuk dalam program percontohan ini adalah:

  • SMKN 4 Kendari
  • SMKN 6 Kendari
  • SMKS Pelayaran Niaga Bombana
  • SMKS Pelayaran Karya Persada

Keempatnya dinilai memiliki kompetensi unggulan di sektor-sektor strategis, mulai dari pertambangan, nautika dan pelayaran, teknik geologi, industri kreatif, hingga teknologi informasi (TI), yang sangat dibutuhkan di pasar kerja global.

Salah satu contoh keberhasilan adalah SMKN 6 Kendari, yang berfokus pada bidang pertambangan dan telah memiliki jejaring penyerapan tenaga kerja hingga ke luar negeri.

BACA JUGA:Apple Pecahkan Tradisi 10 Tahun! iPhone 18 Rilis 'Terbelah', Model Standar Baru Muncul 2027?

Didukung APBN, Tidak Membebani APBD

Aris menjelaskan, pengembangan SMK berorientasi internasional ini sebagian besar didukung pendanaan dari hibah pemerintah pusat melalui APBN. Dengan skema tersebut, program SMK Go Global tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sultra.

Meski tugas utama Dikbud hanya sampai pada tahap kelulusan siswa, pihaknya tetap membangun sinergi lintas lembaga untuk memastikan lulusan SMK dapat terserap optimal di dunia kerja.

“Setelah lulus, penyaluran kerja menjadi kewenangan mitra kami, seperti Dinas Tenaga Kerja dan BP3MI. Namun dari sisi kompetensi, pembinaan dan persiapan siswa sudah kami siapkan secara matang sejak di bangku sekolah,” jelasnya.

BACA JUGA:Bentrok TNI-Brimob Usai Laga Sepak Bola di Buton Selatan, TNI Ungkap Penyebabnya

Dorong SMK Mandiri Lewat Skema BLUD

Tak hanya mengejar daya saing global, Dikbud Sultra juga mendorong kemandirian sekolah melalui pengalihan status SMK menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sumber: